Mahasiswa Teknik Pertambangan Jalani Kuliah Lapangan 2014
Comments Off 215

Mahasiswa Teknik Pertambangan Jalani Kuliah Lapangan 2014

Berita Utama

Provinsi Kalimantan Tengah dikenal sebagai salah satu daerah di Indonesia yang kaya akan sumber daya alam, salah satunya bahan tambang. Kalteng memiliki banyak potensi SDA tambang, seperti batu bara, bijih besi, emas, serta lainnya.Namun disadari, kekayaan SDA tambang ini tidak akan berarti apa-apa jika tidak diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia (SDM) di daerah ini sendiri.

Menariknya, ternyata perguruan tinggi negeri seperti Universitas Palangka Raya (Unpar) telah memiliki Jurusan Teknik Pertambangan yang bernaung di bawah Fakultas Teknik, dan dalam perkembangan jumlah mahasiswanya kian tahun terus meningkat. Ini menandakan, minat generasi muda untuk mendalami ilmu pertambangan kian hari terus meningkat.

Saat menjalani proses kuliah, mahasiswa ternyata juga tak hanya melulu duduk di bangku kuliah untuk menerima teori, tapi ada satu program yang cukup menarik para mahasiswanya yaitu kuliah lapangan (KL).

Baru-baru ini, pada 23-29 Maret 2014 yang lalu, Jurusan Teknik Pertambangan Unpar kembali melaksanakan kuliah lapangan, tak terasa ini merupakan kuliah lapangan yang ke-7 kalinya.

Menurut Ketua Jurusan Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Unpar, Budhi Eter Silam ST, jumlah peserta tahun 2014 ini berbeda dengan penyelenggaraan kuliah lapangan sebelumnya. Untuk tahun 2014 ini, kuliah lapangan cukup membludak diikuti 150 mahasiswa khususnya angkatan tahun 2012.

Para mahasiswa menjalani program kuliah lapangannya di PD Baratala Pelaihari yang terletak di Kecamatan Pleihari, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan. “Selama mengikuti program KL ini, mahasiswa dikawal dosen yang ahli di bidang pertambangan. Memang dirasa sangat melelahkan, mereka harus harus naik dan turun gunung menjalani program KL ini,” jelas Budhi.

Maksud dari KL ini, kata Budhi, guna mempersiapkan mahasiswa agar terbiasa, terlatih, dan siap untuk bekerja di lapangan dengan kondisi yang berubah-ubah. Kegiatan ini berfokus pada materi geologi, pemetaan, dan pengukuran data-data lapangan.

Namun demikian, katanya, sebelum terjun di lapangan, para mahasiswa sempat dibekali berbagai persiapan materi sejak pertengaham Februari hingga akhir Maret 2014. Tujuannya agar mahasiswa benar-benar siap fisik, pengetahuan, dan skill penggunaan alat.

Dijelaskannya, materi dalam pelatihan seperti penggunaan alat-alat geologi di antaranya palu geologi, GPS, Suntoclino, Kompas Geologi, dan alat yang berhubungan dengan pemetaan, seperti theodolite dan alat pengukur bidang tak berbentuk yaitu planimeter.

Tentu menjadi harapan semua dosen pembimbing, kata Budhi, program kuliah lapangan ini semakin tahun harus terus ditingkatkan khususnya terkait kesiapan para mahasiswa, agar selain paham secara teori, mahasiwa harus siap fisik dan tangguh di lapangan.

Sementara Ketua KL Royan Barus mengakui, pelaksanaan KL kali ini cukup memuaskan. Ini terbukti saat KL dijalani, para mahasiswa mampu mengerjakan tugas antara teori dan praktik di lapangan.

“Disadari bersama, bahwa program ini sebagai ajang penggemblengan bagi mahasiswa sebelum dirinya akan terjun di dunia pekerjaan yang sesungguhnya,” jelas Riyan.

Related Articles

Program studi Pertambangan,

Kampus Tanjung Nyaho, Jalan Yos Sudarso

Kalimantan Tengah

Search

Hubung Kami

webmaster@mining.upr.ac.id

Back to Top