KEGIATAN SEMINAR NASIONAL DAN KULIAH UMUM JURUSAN TEKNIK PERTAMBANGAN 2016
Comments Off 469

KEGIATAN SEMINAR NASIONAL DAN KULIAH UMUM JURUSAN TEKNIK PERTAMBANGAN 2016

Berita Utama, Kegiatan Jurusan

Kamis, 6 Okt 2016. Suasana ramai terlihat di Aula Palangka Raya mulai pukul 6 pagi. Tampak beberapa mahasiswa berbaju biru lalu lalang memasuki areal Gedung Aula Palangka Raya yang merupakan gedung pertemuan di Universitas Palangka Raya. Hari itu akan diadakan Seminar Nasional dan Kuliah Umum Bagi Pelajar, Mahasiswa, Dosen-dosen Jurusan Teknik Pertambangan, Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Kalimantan Tengah dan Peserta umum dari seluruh kalangan masyarakat yang hendak mengikuti Seminar Nasional dengan tema “Pertambangan dan Energi Masa Depan Di Kalimantan Tengah” dengan Narasumber Dr. Ir. Andang Bachtiar, M.Sc (Anggota Dewan Energi Nasional) dan Ir. Tino Ardhyanto A.R, MBA. M.Eng EM (Ketua BPP PERHAPI).

Acara dimulai dengan tarian penyambutan oleh mahasiswa mahasiswi Jurusan Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya. Hadir juga Dekan Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya Bapak ir. Waluyo Nuswantoro, MT sekaligus membuka acara seminar. Setelah acara dibuka kemudian dilanjutkan sambutan-sambutan dari Ketua Panitia, Ketua Himpunan Jurusan Teknik Pertambangan UPR, Presiden BEM Univeristas Palangka Raya dan Ketua Jurusan Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya. Kegiatan seminar nasional dan kuliah umum ini merupakan program Jurusan Teknik Pertambangan Universitas Palangka Raya dalam meningkatkan sumber daya manusia dan juga dalam rangka Dies Natalis Jurusan Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya ke-10 sejak berdirinya jurusan/program studi tahun 2006 di Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya.

Penyampaian materi seminar sesi pertama diawali oleh narasumber yaitu Pak Tino sapaan akrab Ketua Badan Pengurus Pusat Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI) yang menjabat sejak 2015 sampai dengan 2018. “Penambangan merupakan kegiatan yang dilakukan manusia sejak zaman dahulu kala, mulai dari keramik untuk memasak, pedang, alat pahat dan lain sebagainya. Semua barang yang digunakan manusia untuk memproses suatu bentuk barang berasal dari hasil tambang dan berkembang seiring peradaban manusia” kata Pak Tino. Dalam seminar ini juga Pak Tino menyampaikan peran serta sektor pertambangan dalam pembangunan di Indonesia dan di Kalimantan Tengah khususnya serta visi misi Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI) bersama-sama Pemerintah, pelaku usaha dan pemangku kepentingan lain mendukung usaha dan merealisasikan pengelolaan sumber daya mineral dan batubara Indonesia sesuai dengan amanah UUD 1945.

Selanjutnya pada sesi kedua seminar nasional dan kuliah umum Jurusan Teknik Pertambangan Universitas Palangka Raya diisi dengan penyampaian materi oleh Dr. Ir. Andang Bachtiar, M.Sc. Sesi 2 oleh pak Andang diawali dengan pembacaan pidato dengan judul Tahayul Ekonomi dan Tahayul Geologi yang merupakan Kutipan Pidato Presiden Soekarno di hadapan pelajar Surakarta pada tahun 60-an. Dengan lantang pak Andang (sapaan Dr. Ir. Andang Bachtiar, M.Sc) membacakan pidato Soekarno untuk memberikan semangat bagi peserta seminar dan membuat seluruh isi Aula Palangka senyap dan hanya suara Pak Andang yang bergema merasuki setiap jiwa yang hadir dalam seminar. “Jangan percaya tahayul bahwa Indonesia tidak mempunyai bijih tembaga, Jangan percaya tahayul Indonesia tidak mempunyai bijih emas kecuali hanya sedikit di Sumatra Selatan” kata pak Andang sambil menirukan gaya pidato Soekarno. Sosok Andang Bachtiar cukup dikenal di Kalangan ilmuwan geologi Indonesia, pria paruh baya ini merupakan geologi tersohor di Indonesia yang merupakan mantan ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) selama 2 (dua) periode tahun 2000-2002 dan 2002-2005, Mantan Ketua Komite Eksplorasi Nasional dan saat ini masih merupakan anggota Dewan Energi Nasional. Beliau menyampaikan materi terkait kebijakan energi nasional dan rencana umum energi nasional tahun 2015 hingga tahun 2050 dan energi sebagai modal pembangunan yang harus dicermati dan dikelola oleh generasi muda dalam rangka mengisi pembangunan Indonesia.

Setelah penyampaian materi, moderator seminar membuka tanya jawab untuk peserta seminar yang dengan antusias bertanya dan memberikan ulasan terkaitan dengan materi seminar pada hari itu. Tanpa terasa seminar berakhir sesuai waktu dan jam yang ditetapkan panitia dan seminar diakhiri dengan foto bersama seluruh peserta dengan kedua narasumber. (dju)

Related Articles

Program studi Pertambangan,

Kampus Tanjung Nyaho, Jalan Yos Sudarso

Kalimantan Tengah

Search

Hubung Kami

webmaster@mining.upr.ac.id

Back to Top